Rabu, 29 Februari 2012

Cara Membuat Memory Virtual (Paging Memory) Pada Windows


Ditulisan saya sebelumnya saya berikan tips untuk membuat komputer lebih cepat salah satunya adalah dengan management paging memory. Paging memory atau dikenal juga dengan virtual memory merupakan memory yang berasal dari HDD dan difungsikan selayaknya memori physical (baca: RAM). Memoy virtual sangat membantu kinerja komputer ketika memory physical sudah habis terpakai oleh suatu program.
Secara default memory virtual ini dialokasikan automatic oleh windows sesuai kebutuhan pada saat itu. Tetapi kita dapat melakukan management alokasi ukurannya. Ukuran optimal paging memory yang dapat kita buat adalah 1,5 sampai 2 kali dari memory physical. Semisal komputer kita memiliki RAM 512 MB, maka ukuran paging memory yang dapat kita buat adalah 768 MB s/d 1024 MB.
Meski paging memory dapat ditaruh di drive C, tetapi hal ini tidak disarankan. Karena drive C merupakan drive operating system terinstall. Hal ini berarti semua proses yag bersifat temporary akan ditaruh di drive C. Jika drive size C terus membengkak dan paging memory ditaruh di situ, kemungkinan windows akan menjadi lambat bisa terjadi.
Berikut cara untuk membuat paging memory:
- Klik kanan my computer, pilih properties
- Klik advanced setting
- Cari bagian performance , klik settings
- Cari tabulasi advanced, pada bagian virtual memory klik change
- Biasanya, secara default seluruh settingan dimanage oleh system, lakukan perubahan dengan pilih custom size.
- Pilih yang drive D, hal ini seperti yang saya jelaskan di awal. Pada isian initial size, isi dengan perbandingan 1,5 kali memory RAM dan maximum size dengan 2 kali memory RAM.
- Klik Set dan OK.
- Lakukan restart komputer untuk melihat perubahan yang terjadi.

Semoga bermanfaat

~agungfebri~

Tips Membuat Komputer Running Lebih Cepat


Seringkali saya mendapat pertanyaan dari teman atau user yang menanyakan tips untuk membuat komputernya berjalan lebih cepat. Sebenarnya kalau ditanya seperti itu, bingung juga jawabnya, karena operating system sendiri pasti secara default-pabrikan- sudah dilakukan optimasi untuk runing secara cepat.
Jikalau suatu komputer berjalan lebih lambat dari biasanya, kemungkinan bisa disebabkan karena:
- virus
- Aplikasi yang tidak compatibel (kemungkinan baru install aplikasi)
- Hardware yang tidak compatibel (kemungkinan baru upgrade hardware)
- OS corrupt
Disini saya akan mencoba memerikan tips agar operating system windows berjalan lebih cepat:
1. Gunakan selalu mode best performance (klik kanan my computer -- properties -- advanced system settings -- pada bagian performance, klik setting -- kemudian pilih best performance)
2. Setting paging memory menjadi di drive D dan ukuran optimal adalah 1,5 s/d 2 kali memory physical. Hal ini untuk membuat drive C lebih lega, karena operating system bekerja di drive C. Cara membuat paging memory dapat di lihat di artikel selanjutnya.
3. Non-aktifkan program yang tidak diperlukan ketika windows start up. Caranya, dari RUN ketik MSCONFIG. Cari bagian startup, dan lakukan uncek aplikasi sekiranya yang tidak dibutuhkan ketika start up windows.
4. Jangan gunakan antivirus dalam satu komputer lebih dari 1 jenis. Jikalau harus menggunakan lebih dari 1, gunakan yang antivirus yang kedua dan berikutnya merupakan antivirus portabel (tidak install pada mesin komputer tersebut). Hal ini untuk menghindari program yang bentrok, karena antivirus memiliki suatu algoritma yang yang bisa mengenali antivirus lain menjadi sebuah virus.
5. Install program yang diperlukan. Kadang saya melihat komputer yang memiliki spec. hardware pas-pasan diinstall dengan suatu program/game yang membutuhkan resource tinggi. Secara aplikasi memang bisa running, tetapi hal ini akan sangat memberatkan kinerja dari mesin.
6. Jika Anda sering melakukan browsing, selalu bersihkan cokies dan history website pada browser secara berkala.
7. Lakukan defragment secara berkala.
Semoga tips-tips di atas bermanfaat dan komputer Anda berjalan menjadi lebih cepat.

~agungfebri~

Senin, 27 Februari 2012

Perbedaan 32 bit dengan 64 bit Pada Arsitektur Operating System

Minggu kemarin baru mendapat task untuk melakukan upgrade operating system Server dari 32 bit (biasa dikenal dengan x86) menjadi 64 bit (biasa dikenal dengan x64). Hal yang dilakukan sih sebenarnya cukup sepele, hanya melakukan install ulang operating systemnya dengan CD Master Windows 64 bit. Tetapi apakah sesimple itu yang terjadi pada mesin server dengan berganti dari windows server 32-bit menjadi windows server 64-bit? Apakah ada hubungannya dengan istilah bit dan byte?
Jawabannya adalah 32 bit dan 64 bit mengacu pada arsitektur processor. Arsitektur 32-bit artinya regiter yang bekerja berukuran 32 bit sedangkan arsitektur 64 bit artinya register yang berkerja berukuran 64 bit.
Jadi jika dihubungan dengan kecepatan, register yang berukuran 64 bit akan meliki kecepatan 2 kali lipat jika dibandingkan dengan dengan register yang berukuran 32 bit.
Begitu pula jika dihubungan dengan akurasi dan presisi, jika register 32 bit menghasilkan nilai dari suatu proses 0,0001 maka pada register 64 bit, akan menghasilkan angka lebih akurat dan presisi, 0,00000001. Angka dibelakang koma lebih panjang sehingga menghasilkan nilai yang lebih akurat.
Jika dihubungkan dengan kapasitas memory pada perangkat hardwarenya, arsitektur 32 bit memiliki batasan maksimal 4 GB (2^32 = 4 294 967 296). Sedang untuk arsitektur pada 64 bit seperti tidak ada batasan (2^64 = 18 446 744 073 709 551 616). Jadi semisal server/komputer kita dipasang memory RAM 10 GB pada arsitektur operating system 32 bit, maka yang akan dikenali hanya 4 GB, untuk 6 GB tidak akan dikenal. Tetapi jika dipasang pada server/komputer dengan arsitektur 64 bit, 10 GB itu semua akan dikenal.
Semoga bermanfaat.

~agungfebri~

Perbedaan Laptop, Notebook dan Netbook

Perkembangan perangkat komputerisasi dewasa ini semakin tidak terbendung. Perangkat komputasi bukan hanya sebagai gaya hidup saja, tetapi menjadi suatu kebutuhan yang harus dipenuhi dalam menunjang operasional sehari-hari.
Sebut saja mulai dari pelajar yang menggunakannya untuk mengerjakan tugas sekolah, toko kelontong dengan aplikasi jual beli hingga kalangan eksekutif untuk analisa suatu project maupun master plan.
Semua ini tidak terlepas dari sejarah komputer yang mulai dari ukuran raksasa hingga menjadi sebuah gadget. Sebut saja Personal Computer yang sangat populer dijamannya hingga tergantikan dengan laptop dan notebook karena kemudahan untuk mobile. Dan yang saat ini nge-trend perangkat tablet dengan life style-nya.
Berikut penjelasan dari berbagai sumber yang saya rangkum, perbedaan dari jenis Laptop, Notebook dan Netbook.
Laptop:
Laptop adalah komputer bergerak yang berukuran relatif kecil dan ringan, beratnya berkisar dari 1-6 kg, tergantung ukuran, bahan, dan spesifikasi laptop tersebut (sumber: wikipeadia). Kalau dilihat dari definisi tersebut, laptop mengarah seperti fungsi PC tetapi dengan berat lebih ringan dengan layar, keyboard, mouse dan hardware lain dalam satu paket untuk kemudahan mobile/bergerak.
Laptop memiliki fungsi yang sama dengan komputer desktop (desktop computers) pada umumnya. Komponen yang terdapat di dalamnya sama persis dengan komponen pada desktop, hanya saja ukurannya diperkecil, dijadikan lebih ringan, lebih tidak panas, dan lebih hemat daya.
Notebook:
Kalau diartikan secara harfiah adalah buku catatan. Jadi notebook sebenarnya didesain lebih seperti buku catatan sehingga ukuran dari notebook akan lebih kecil daripada laptop. Dengan ukuran lebih kecil, beberapa perangkat yang ada pada laptop akan dihilangkan seperti CD/DVD ROM.
Netbook :
Memiliki fungsi kurang lebih seperti notebook, tetapi ada suatu tambahan yaitu embeded jaringan internet. Biasanya netbook akan memliki modem internal, mulai dari phone modem sampai wireless modem (GSM/CDMA). Sehingga netbook lebih didesain sebagai perangkat yang terhubung ke dunia internet.
Dari penjelasan diatas dapat ditarik kesimpulan bahwa sebenarnya netbook dan notebook merupakan bagian laptop. Karena netbook dan notebook merupakan perangkat komputer jinjing yang memiliki fungsi yang sama dengan pernagkat komputer desktop.

Semoga bermanfaat,

~agungfebri~

Cara Atasi CPU Zyrex Mati / Nge-blank Karena Overclocking


Pagi ini salah satu komputer di kantor mengalami problem tidak bisa start up. Sudah dilakukan turn on dan coba plug-unplug kabel power tetapi tetap tidak mau menyala. Layar hanya blanked padahal lampu power menyala. CPU tersebut merupakan CPU build up merk Zyrex dengan operating system Windows XP SP3.
Seperti yang saya tulis di artikel sebelumnya, untuk coba test power supply apakah masih bagus atau tidak, dan hasilnya power supply normal. Coba cek memory dan dapat dipastikan bagus, karena memory dicoba di PC lain bisa berjalan dengan normal.
Suspect awal adalah mainboard problem karena kondisi memory, power supply, processor dan HDD masih bagus. Tetapi saya tidak yakin dengan analisa awal saya, karena mainboard yang digunakan dari pabrikan ASUS dimana saya percaya kehandalan produk mainboard-nya [asli bukan promosi ini :) ].
Akhirnya saya iseng cari-cari di google akan kemungkinan yang terjadi dengan indikasi seperti di atas. Dan saya menemukan salah satu sebabnya adalah overclocking yang gagal.
Solusinya adalah mengembalikan settingan BIOS dan lain lain ke proses semula. Lalu bagaimana caranya???
Iseng, saya cabut semua yang menempel pada mainboard mulai dari kabel power utama, memory, processor, kabel data HDD dan CD ROM, sampai semua bersih tidak ada yang menempel pada mainboard. Dan terkahir adalah lepas baterai CMOS dan coba di diamkan selama 15 menit dan kemudian dipasang kembali.
Setelah semua terpasang kembali, saya coba turn on dan layar monitor mulai menunjukan tanda-tanda kehidupan dengan isi pesan kurang lebih telah terjadi overclocking dan gagal. Hah... kok bisa?? Padahal CPU buat bekerja wajar-wajar aja tanpa saya buat yang aneh-aneh apalgi over clocking.
Selidik punya selidik ternyata hal ini disebabkan temperatur dalam CPU terlalu panas yang memaksa processor untuk kerja lebih keras pada kipas processornya. Dan entah bagaimana, sampai akhirnya processor melakukan overclocking sendiri tetapi gagal.
Mungkin disini ada pembaca yang lebih expert ketika ada problem overclocking pada CPU yang gagal dan cara mengembalikan ke keadaan semula, silakan dishare disini.

Semoga bermanfaat.

~agungfebri~

Rabu, 15 Februari 2012

Cara Cek Power Supply Pada Komputer


Bagi pengguna komputer PC, jika CPU mengalami mati total, ada cara untuk cek kemungkinan problem ada pada power supply atau dari perangkat boardnya.
Caranya:
1. Ambil klip kertas, dan bengkokan menjadi semacam huruf U
2. Cabut kabel power utama yang menancap pada board
3. Cari kabel warna hijau dan warna hitam
4. By pass pada kabel warna hijau dan warna hitam dengan menggunakan klip kertas yang sudah kita buat tadi.
5. Turn On CPU dan amati, apakah kipas power supply menyala seperti biasa atau tetap mati. Jika power supply menyala seperti biasa, bisa dipastikan jika kondisinya masih bagus dan sebaliknya.
Teknik ini bisa digunakan jika tipe power suplly kita merupakan ATX.

Semoga bermanfaat.

~agungfebri~

Notebook Ngeblank Setelah Baterai Ngedrop (Tidak Bisa Booting)


Pagi ini seorang teman tergopoh-gopoh ke meja kerja saya dan menceritakan jika notebooknya problem tidak dapat booting windows. Kejadiannya semalam dia bekerja dengan notebook dan ketiduran sehingga tidak sempat tahu kalau notebooknya tidak menggunakan adaptor. Pagi-pagi bangun tidur, notebook sudah kondisi mati karena ngedrop baterai.
Secepatnya, dicarikan power adaptor dan dilakukan charging akan tetapi notebook masih tidak bisa dinyalakan. Hanya layar hitam saja tanpa bisa masuk ke BIOS.
Saya mencoba menyalakan dan memang notebook tidak memberi respon sama sekali. Di tekan tombol power seperti masih mati total. Sempat berasumsi jika problem hardwarenya (antara replace processor atau mainboardnya). Tetapi kalau dihubungan dengan kronologis kejadian, hanya dengan kehabisan baterai (ngedrop), hal ini tidak masuk akal.
Akhirnya coba bongkar baterai, dengan asumsi buang arus dan coba pasang lagi. Apa yang terjadi???
Notebook sudah kembali berjalan dengan normal. Tanpa harus bongkar-bongkar perangkat yang laen. Ya..itulah namanya troubleshoot... hal yang kadangkala ga mungkin menjadi solusi yang mungkin. Kuncinya keep hard learning dan trying....

Semoga bermanfaat.

~agungfebri~