Tampilkan postingan dengan label operating system. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label operating system. Tampilkan semua postingan

Minggu, 13 Mei 2012

Membuat System Recovery Disk Pada WIndows 7

Sepertinya halnya pada windows vista, pada windows 7 juga terdapat feature recovery disk jika terjadi problem pada operating system semisal windows tidak dapat melakukan booting. Feature ini sangat memudahkan kita tanpa harus kita melakukan instalasi ulang windows pada perangkat komputer kita.
Berikut langkah-langkah membuat recovery disk pada windows 7:
1. Klik start masuk ke control panel
2. Pada Control Panel, klik System and Security (System and Security), dan kemudian klik Backup and Restore (Backup and Restore)
3. Pada bagian kiri, klik Create a system recovery disk (Create a system recovery disc)
4. Masukan DVD/CD Blank pada DVD ROM, kemudian klik Create Disk (Create Disc)
create system recovery

 5. Tunggu proses akan berjalan selama beberapa menit.

progress recovery disk
6. Untuk melakukan pengecekan apakah DVD yang baru kita buat berhasil, lakukan reboot komputer dan pilih DVD ROM sebagai first boot.
7. Setelah loading file, pilih language, lalu klik Next (next)
8. Ketika Windows 7 pada system ditemukan, klik Next (next)

windows 7 installed

9. Akan muncul recovery tool dengan pilihan:

(Command Prompt)
  • Repair boot (Startup Repair)
  • System Restore to an earlier date (System Restore)
  • Restoring a backup image (Image Recovery System)
  • Memory Diagnostic Tool Windows (Windows Memory Diagnostic)
  • Command Prompt
  • choose a recovery tool

    Semoga bermanfaat.


    Jumat, 02 Maret 2012

    Kenali Error Code Pada Kerusakan Blackberry

    Blackberry merupakan salah satu model smartphone yang sangat populer bagi penggemar gadget saat ini, selain smartphone iphone dan smartphone android. Salah satu daya tarik blackberry selain sebagai life style adalah BBM (Blackberry Mesenger) dan aplikasi mail yang cepat conectivitasnya. Diluar semua itu, semua smartphone memiliki keunggulan masing-masing yang disini saya tidak akan membahas itu.
    Blackberry merupakan smartphone yang didevelop oleh perusaan bernama Research in Motion atau lebih dikenal dengan singkatan RIM. Pada Ponsel BlackBerry, selain system operasi bawaan BlackBerry juga terdapat Java Virtual Machine (JVM) yang berguna sebagai wadah aplikasi tambahan. JVM ini juga berfungsi mengatur bagian tampilan muka dari BlackBerry. Sehingga kemungkinan kerusakan blackberry pada kedua software ini (Operating System dan JVM).
    Kebanyakan error code akibat kerusakan pada software dapat diperbaiki dengan proses wipe. Beruntung di beberapa seri terbaru BlackBerry, proses wipe dapat dijalankan langsung dari menu bawaaan. Para pengguna BlackBerry model lawas bisa melakukan wipe lewat computer dengan tambahan software khusus (Blackberry Desktop Manager). Berikut beberapa code kesalahan di ponsel BlackBerry yang perlu Anda ketahui:
    Error Code BlackBerry 101
    Kerusakan pada Java Virtual Machine (JVM) yang menyebabkan terjadinya kegagalan start-up. BlackBerry akan memulai kembali proses start-up agar tindakan yang tepat dapat diambil oleh device itu sendiri guna menangani masalah.
    Error Code BlackBerry 102
    Pada saat start-up, system akan melakukan pengecekan terhadap file-file .cod. Hal ini diperlukan untuk mengetahui modifikasi yang telah dilakukan. Jika terjadi masalah pada file-file .cod tersebut maka BlackBerry tidak akan menyala atau terjadi proses reset terus menerus. Solusinya lakukan tindakan wipe atau mengganti system dengan yang baru.
    Error Code BlackBerry 103
    Lokasi penempatan file boot.cod tidak ditemukan. Penyebabnya, karena kerusakan pada file tersebut atau memang file belum ter-install. Atasi dengan proses wipe.
    Error Code BlackBerry 104
    Kode kesalahan exception digunakan untuk menghentikan kesalahan yang sedang terjadi dan ditemukan oleh JVM. Kode kesalahan ini dapat kita ketahui dengan cara menghubungkan BlackBerry ke computer desktop lewat kabel USB. Gunakan fitur Window Event Viewer pada PC untuk melakukan pelacakan aktivitas terdahulu.
    Error Code BlackBerry 105
    File system API (Application programming interface) menemukan adanya masalah pada operasi tertentu. Kemungkinan disebabkan adanya kerusakan pada file system atau kerusakan pada JVM. Gunakan cara wipe untuk memperbaikinya.
    Error Code BlackBerry 106
    Ditemukan kerusakan pada system grafik BlackBerry.
    Error Code BlackBerry 107
    Kerusakan internal pada JVM. Bahasa pemrograman C++ pada JVM melakukan proses coding yang salah. Hal ini berasal dari VRamObject yang menggunakan operator baru. Biasanya terjadi ketika pengguna mengganti ponsel dengan kartu SIM yang sama, tapi hal ini jarang terjadi. Gunakan cara wipe untuk memperbaikinya. Jika tidak bisa, hubungi operator seluler kartu SIM anda.
    Error Code BlackBerry 108
    Kerusakan internal pada JVM. Bahasa pemrograman C++ pada JVM melakukan coding yang salah. Hal ini berasal dari VRamObject yang operatornya baru saja di delete atau dibuang. Biasanya terjadi ketika pengguna menggunakan kartu SIM berbeda di ponsel yang sama, tapi hal ini jarang terjadi, gunakan cara wipe untuk memperbaikinya.
    Error Code BlackBerry 109
    Kerusakan internal pada system operasi
    Error Code BlackBerry 110
    Kerusakan pada system akumulasi penghitungan lama waktu JVM berada dalam posisi diam. Hal ini bisa terjadi lantaran adanya kerusakan pada firmware yang anda gunakan atau kerusakan pada JVM. Kemungkinan juga bisa terjadi karena BlackBerry anda sudah digunakan selama lebih dari 400 hari (waktu device)
    Error Code BlackBerry 111
    Kerusakan yang ditemukan pada system font BlackBerry anda
    Error Code BlackBerry 112
    Kerusakan yang dideteksi pada Java Native Code
    Error Code BlackBerry 200
    Sistem application manager menemukan kerusakan pada salah satu aplikasi dan tidak dapat meneruskan prosesnya.
    Error Code BlackBerry 201
    Kegagalan pada saat proses membaca system cryptographic dan BlackBerry tidak dapat meneruskan prosesnya.
    Error Code BlackBerry 202
    Kerusakan pada system kunci/tombol yang telah disimpan sebelumnya dan BlackBerry tidak dapat melanjutkan prosesnya.
    Error Code BlackBerry 203
    Terjadinya kerusakan total pada bagian konsol dari application manager. Hal ini menyebabkan muncul kode exception yang berakibat berhentinya suatu proses.
    Error Code BlackBerry 501
    Kode yang digunakan oleh Virtual machine (VM) untuk menginformasikan kerusakan yang terjadi pada internalnya.
    Error Code BlackBerry 502
    Proses Java yang terakhir dijalankan dihentikan oleh device karena suatu hal tidak ada lagi yang dapat diproses lebih lanjut.
    Error Code BlackBerry 503
    Kode yang digunakan oleh Virtual Machine (VM) untuk menginformasikan kerusakan yang terjadi pada internalnya.
    Error Code BlackBerry 504
    Kode yang digunakan oleh Virtual Machine (VM) untuk menginformasikan kerusakan yang terjadi pada internalnya.
    Error Code BlackBerry 505
    Terjadinya kerusakan pada bagian compiler JIT.
    Error Code BlackBerry 506
    Munculnya kode kerusakan Java Exception. Seperti telah diinformasikan sebelumnya bahwa kode exception muncul ketika kerusakan yang terjadi pada system telah dihentikan. Kali ini kode tersebut muncul pada JAVA.
    Error Code BlackBerry 507
    Dependensi atau file-file yang dibutuhkan untuk mendukung jalannya suatu aplikasi tidak ditemukan. Solusi untuk membetulkannya adalah dengan memasukkan ulang file .cod yang dibutuhkan ke dalam BlackBerry.
    Error Code BlackBerry 508
    Masalah ditemukan oleh perintah debug dari VM.
    Error Code BlackBerry 509
    Munculnya kerusakan system akibat sebulah file .exe dijalankan berkali-kali sampai melewati batas maksimal yang sanggup ditangani oleh device.
    Error Code BlackBerry 510
    Kerusakan yang muncul akibat adanya beberapa file di dalam system menunggu munculnya objek yang diperlukan. Hal ini mengakibatkan deadlock atau keadaan diam tanpa proses apapun.
    Error Code BlackBerry 511
    Kerusakan terdeteksi ketika proses debug sedang berlangsung. Kerusakan ini bisa terjadi karena adanya masalah pada VM datau perintah debug yang dikirim ke VM.
    Error Code BlackBerry 512
    Kerusakan yang muncul ketika proses pengumpulan file-file yang tidak dibutuhkan berlangsung. Hal ini terjadi karena pengguna device menjalankan sebuah operasi tertentu, missal menekan tombol keyboard, menggeser trackball, dan lain-lain.
    Error Code BlackBerry 513
    Masalah pada opcode atau operation code tertentu. Problem ini memerlukan eksekusi class lainnya agar dapat meneruskan proses sendiri.
    Error Code BlackBerry 514
    Class baru telah terdeteksi keberadaannya dan harus dikenali terlebih dahulu oleh constructor sebelum dapat digunakan constructor dalam bahasa pemrograman berfungsi melakukan pengaturan terhadap berbagai jenis objek.
    Error Code BlackBerry 515
    Kode kerusakan yang muncul akibat sebuah objek tidak dapat ditampilkan secara baik oleh JVM. Hal ini kemungkinan terjadi karena jumlah objek terlalu banyak atau ukuran objek terlampau besar.
    Error Code BlackBerry 516
    Saat menjalankan “object yang tersimpan” (seperti cookies pada web browser), JVM mendeteksi bahwa counter (object yang berfungsi sebagai penghitung) penyimpanan tersebut telah mencapai limit. Jika ini terjadi maka object tersebut tidak akan dijalankan dan akan muncul critical error. Kesalah ini seharusnya tidak akan terjadi, kecuali jika sebuah device digunakan secara terus menerus selama bertahun-tahun.
    Error Code BlackBerry 517
    Terdeteksinya ketidakstabilan pada “object yang tersimpan’ (seperti cookies pada web browser) oleh JVM.
    Error Code BlackBerry 518
    Fase penanda garbage collection (GC) dihentikan melalui longjmp. Ini mengindikasikan bahwa fase penanda diinterupsi. Error ini seharusnya tidak terjadi karena proses dieksekusi saat device tidak dalam kondisi idle atau diam. GC hanya dapat diinterupsi pada saat device sedang idle. Gabage Collection dalam bahasa pemrograman berfungsi sebagai manajemen memori.
    Error Code BlackBerry 519
    Tidak ditemukannya host JVM atau sedang di nonaktifkan.
    Error Code BlackBerry 520
    Pernyataan internal system yang mengharuskan sebuah metode dari Java atau kumpulan perintah return Java untuk segera dijalankan.
    Error Code BlackBerry 521
    Sebuah objek.wait() sedang dijalankan, dan proses tersebut menyebabkan objek lain terkunci. Biasanya ini terjadi pada simulator.
    Error Code BlackBerry 522
    Sebuah thread mendapatkan dua lock yang tidak terurutan, yang mana salah satu lock tersebut dibutuhkan untuk melanjutkan proses. Hal ini mengindikasikan potensi deadlock. Pemeriksaan hanya dapat dilakukan pada simulator, menggunakan aplikasi switch JvmDebugLocks.
    Error Code BlackBerry 523
    Berhentinya suatu proses penting di dalam Java karena sesuatu hal sehingga mengakibatkan device tidak dapat digunakan secara normal.
    Error Code BlackBerry 524
    Ditandainya sebuah objek sebagai file recovery oleh low memory manager, tapi tidak dapat digunakan pada situasi garbage collection (GC). Hal ini hanya terdapat pada simulator yang ditangani oleh aplikasi JVMDebugLMM.
    Error Code BlackBerry 525
    Rusaknya “objek yang tersimpan”. Proses auto-commit yang dijalankan selama garbage collection telah mendeteksi suatu objek yang tidak dapat dicapai dari tempat penyimpanan root.
    Error Code BlackBerry 526
    Tidak ditemukannya objek java.lang
    Error Code BlackBerry 527
    Tidak ditemukannya string java.lang.
    Error Code BlackBerry 528
    Kode kesalahan yang muncul akibat adanya kerusakan pada system file. Hal ini mengakibatkan data di device tidak dapat dikembalikan seperti semula.
    Error Code BlackBerry 529
    Kode kesalahan yang muncul akibat adanya kerusakan pada system file. Sistem berupaya mengembalikan data semampunya. Namun tidak semua data dapat dikembalikan dengan sempurna.
    Error Code BlackBerry 530
    Kode kesalahan ini menunjukkan objek yang berlebihan pada native JVM. Native merupakan metode berbagi kode-kode. Jumlah objek yang dapat dilindungi melalui garbage collection sudah dibatasi dalam hitungan tertentu. Jika terjadi kelebihan kapasitas maka akan muncul kode kesalahan.
    Error Code BlackBerry 531
    JVM juga menggunakan memori flash untuk melakukan prosesnya. Jika JVM mendeteksi kapasitas pada memory flash sudah memet atau tidak mencukupi lagi maka akan muncul kode kesalahan ini.
    Error Code BlackBerry 532
    Proses JVM assertion telah dilanggar. Tapi anda tidak perlu khawatir karena kode kesalahan ini hanya akan muncul pada bagian simulator dan bukan pada device yang sebenarnya.
    Error Code BlackBerry 533
    Kode ini biasanya digunakan oleh EMAScript secara internal untuk memanggil Java Methode
    Error Code BlackBerry 534
    Kode kesalah yang digunakan secara internal untuk mengindikasikan bahwa fitur reset secara cepat tidak tersedia.
    Error Code BlackBerry 535
    Sebuah kode kesalahan yang menunjukkan kerusakan virtual machine sehingga tidak dapat digunakan lagi.
    Error Code BlackBerry 536
    Kode ini digunakan secara internal untuk mengindikasikan VM structure melewati address yang salah atau mengalami kerusakan.

    Semoga bermanfaat.

    ~agungfebri~

    Rabu, 29 Februari 2012

    Cara Membuat Memory Virtual (Paging Memory) Pada Windows


    Ditulisan saya sebelumnya saya berikan tips untuk membuat komputer lebih cepat salah satunya adalah dengan management paging memory. Paging memory atau dikenal juga dengan virtual memory merupakan memory yang berasal dari HDD dan difungsikan selayaknya memori physical (baca: RAM). Memoy virtual sangat membantu kinerja komputer ketika memory physical sudah habis terpakai oleh suatu program.
    Secara default memory virtual ini dialokasikan automatic oleh windows sesuai kebutuhan pada saat itu. Tetapi kita dapat melakukan management alokasi ukurannya. Ukuran optimal paging memory yang dapat kita buat adalah 1,5 sampai 2 kali dari memory physical. Semisal komputer kita memiliki RAM 512 MB, maka ukuran paging memory yang dapat kita buat adalah 768 MB s/d 1024 MB.
    Meski paging memory dapat ditaruh di drive C, tetapi hal ini tidak disarankan. Karena drive C merupakan drive operating system terinstall. Hal ini berarti semua proses yag bersifat temporary akan ditaruh di drive C. Jika drive size C terus membengkak dan paging memory ditaruh di situ, kemungkinan windows akan menjadi lambat bisa terjadi.
    Berikut cara untuk membuat paging memory:
    - Klik kanan my computer, pilih properties
    - Klik advanced setting
    - Cari bagian performance , klik settings
    - Cari tabulasi advanced, pada bagian virtual memory klik change
    - Biasanya, secara default seluruh settingan dimanage oleh system, lakukan perubahan dengan pilih custom size.
    - Pilih yang drive D, hal ini seperti yang saya jelaskan di awal. Pada isian initial size, isi dengan perbandingan 1,5 kali memory RAM dan maximum size dengan 2 kali memory RAM.
    - Klik Set dan OK.
    - Lakukan restart komputer untuk melihat perubahan yang terjadi.

    Semoga bermanfaat

    ~agungfebri~

    Tips Membuat Komputer Running Lebih Cepat


    Seringkali saya mendapat pertanyaan dari teman atau user yang menanyakan tips untuk membuat komputernya berjalan lebih cepat. Sebenarnya kalau ditanya seperti itu, bingung juga jawabnya, karena operating system sendiri pasti secara default-pabrikan- sudah dilakukan optimasi untuk runing secara cepat.
    Jikalau suatu komputer berjalan lebih lambat dari biasanya, kemungkinan bisa disebabkan karena:
    - virus
    - Aplikasi yang tidak compatibel (kemungkinan baru install aplikasi)
    - Hardware yang tidak compatibel (kemungkinan baru upgrade hardware)
    - OS corrupt
    Disini saya akan mencoba memerikan tips agar operating system windows berjalan lebih cepat:
    1. Gunakan selalu mode best performance (klik kanan my computer -- properties -- advanced system settings -- pada bagian performance, klik setting -- kemudian pilih best performance)
    2. Setting paging memory menjadi di drive D dan ukuran optimal adalah 1,5 s/d 2 kali memory physical. Hal ini untuk membuat drive C lebih lega, karena operating system bekerja di drive C. Cara membuat paging memory dapat di lihat di artikel selanjutnya.
    3. Non-aktifkan program yang tidak diperlukan ketika windows start up. Caranya, dari RUN ketik MSCONFIG. Cari bagian startup, dan lakukan uncek aplikasi sekiranya yang tidak dibutuhkan ketika start up windows.
    4. Jangan gunakan antivirus dalam satu komputer lebih dari 1 jenis. Jikalau harus menggunakan lebih dari 1, gunakan yang antivirus yang kedua dan berikutnya merupakan antivirus portabel (tidak install pada mesin komputer tersebut). Hal ini untuk menghindari program yang bentrok, karena antivirus memiliki suatu algoritma yang yang bisa mengenali antivirus lain menjadi sebuah virus.
    5. Install program yang diperlukan. Kadang saya melihat komputer yang memiliki spec. hardware pas-pasan diinstall dengan suatu program/game yang membutuhkan resource tinggi. Secara aplikasi memang bisa running, tetapi hal ini akan sangat memberatkan kinerja dari mesin.
    6. Jika Anda sering melakukan browsing, selalu bersihkan cokies dan history website pada browser secara berkala.
    7. Lakukan defragment secara berkala.
    Semoga tips-tips di atas bermanfaat dan komputer Anda berjalan menjadi lebih cepat.

    ~agungfebri~

    Senin, 27 Februari 2012

    Perbedaan 32 bit dengan 64 bit Pada Arsitektur Operating System

    Minggu kemarin baru mendapat task untuk melakukan upgrade operating system Server dari 32 bit (biasa dikenal dengan x86) menjadi 64 bit (biasa dikenal dengan x64). Hal yang dilakukan sih sebenarnya cukup sepele, hanya melakukan install ulang operating systemnya dengan CD Master Windows 64 bit. Tetapi apakah sesimple itu yang terjadi pada mesin server dengan berganti dari windows server 32-bit menjadi windows server 64-bit? Apakah ada hubungannya dengan istilah bit dan byte?
    Jawabannya adalah 32 bit dan 64 bit mengacu pada arsitektur processor. Arsitektur 32-bit artinya regiter yang bekerja berukuran 32 bit sedangkan arsitektur 64 bit artinya register yang berkerja berukuran 64 bit.
    Jadi jika dihubungan dengan kecepatan, register yang berukuran 64 bit akan meliki kecepatan 2 kali lipat jika dibandingkan dengan dengan register yang berukuran 32 bit.
    Begitu pula jika dihubungan dengan akurasi dan presisi, jika register 32 bit menghasilkan nilai dari suatu proses 0,0001 maka pada register 64 bit, akan menghasilkan angka lebih akurat dan presisi, 0,00000001. Angka dibelakang koma lebih panjang sehingga menghasilkan nilai yang lebih akurat.
    Jika dihubungkan dengan kapasitas memory pada perangkat hardwarenya, arsitektur 32 bit memiliki batasan maksimal 4 GB (2^32 = 4 294 967 296). Sedang untuk arsitektur pada 64 bit seperti tidak ada batasan (2^64 = 18 446 744 073 709 551 616). Jadi semisal server/komputer kita dipasang memory RAM 10 GB pada arsitektur operating system 32 bit, maka yang akan dikenali hanya 4 GB, untuk 6 GB tidak akan dikenal. Tetapi jika dipasang pada server/komputer dengan arsitektur 64 bit, 10 GB itu semua akan dikenal.
    Semoga bermanfaat.

    ~agungfebri~