Minggu, 22 Januari 2012

Setting Account Email Gmail Pada Microsoft Outlook


Pada masa saat ini, hampir semua orang mempunyai alamat email. Sepertinya perkembangan handphone, hampir setiap orang pasti ada benda kecil ini di sakunya, bahkan ada yang memiliki lebih dari satu. Begitu pula untuk account email, ada yang memliki lebih dari satu baik itu account gratisan, berbayar atau account email dari company masing-masing.
Bagi pengguna email Gmail, ada kemudahaan yang didapat karena port POP3 dan SMTP gmail dibuka untuk public. Gmail yang pada dasarnya adalah web mail, dimana setiap kita ingin melihat email harus melalui webnya, dengan dibukanya port POP3 dan SMTP, kita dapat melihat email secara offline setelah email tersebut kita download pada mail client.
Pada tulisan saya yang terdahulu, sudah saya paparkan bagaimana setting gmail pada mail client Outlook Express. Pada kali ini, saya akan memaparkan cara setting email gmail pada client mail Microsoft Outlook 2007 (bagi pengguna Microsoft Outlook 2003 maupun 2010 kurang lebih hampir sama caranya).
Berikut langkah-langkahnya:
-. Buka Microsoft Outlook
-. Masuk ke menu Tool -- Account Setting
-. Pada tabulasi Email -- Klik New
-. Muncul pop up, pilih bagian "Microsoft Exchange, POP3, IMAP, or HTTP" klik Next

-. Centang/tick "Manually configure server setting or additional server type" klik Next
-. Pilih Internet E-mail klik Next

-. Muncul form Email Account, isi dengan data sebagai berikut:
Yourname : isi nama kita
Email Address : isi dengan alamat email gmail kita lengkap, contoh : nama_saya@gmail.com
Account Type : pilih POP3
Incoming Mail Server : isi dengan pop.gmail.com
Outgoing Mail Server : isi dengan smtp.gmail.com
Username : isi alamat email kita lengkap (seperti point Email Address)
Password : isi password email Gmail, jika kita ingin Microsoft Outlook melakukan remember password, centang pada bagian remember password

-. Klik tombol More Setting dan pilih tabulasi Advanced
-. Pada bagian servers port number, untuk Incoming Server ganti ke port 995, lakukan centang pada bagian "this server requires an type encrypted connection (SSL)"
-. Untuk port Outgoing Server (SMTP) ganti ke port 465, dan pilih encrytion connection type menjadi SSL.
-. Agar email yang berada di web server gmail tetap ada, ketika email di download ke Microsoft Outlook, lakukan centang pada "leave a copy of messages on the server"

-. Klik OK
-. Untuk memverifikasi settingan kita apakah sudah benar lakukan Test Account Setting, jika hasilnya completed semua, dapat dipastikan bahwa settingan kita sudah benar dan gmail sudah bisa di buka dari microsoft outlook.


Semoga bermanfaat.

~agungfebri~

Promo Hosting Gratis Dari Idhostinger

Bagi pengguna layanan hosting, ada layanan hosting gratis dari idhostinger.com dimana layanan ini menggunakan bahasa Indonesia. Ada beberapa benefit yang didapat dengan hosting di idhostinger.com antara lain:
-. Bantuan support dengan menggunakan bahasa Indonesia dan English
-. Server cepat terletak di Eropa dan Asia
-. Disk space 2000Mb dan bandwidth 100GB
-. Tidak ada batasan jumlah akun
-. Support PHP dan MySQL
-. CPanel dengan banyak fitur
-. Autoinstaller dengan banyal script (20 script)

Klik link berikut untuk pendaftaran ke idhostinger.com

Hosting Gratis

Semoga bermnafaat

~agungfebri~

Minggu, 15 Januari 2012

Cara Cek Kerusakan Blackberry Hardware Atau Software?


Baru dapat ilmu dari teman untuk cek sebuah kerusakan Blackberry semua tipe, apakah rusaknya karena hardware atau karena software. Kalau kerusakan hardware, dimana kita tidak mempunyai kemampuan yang mumpuni ya mending dibawa ke service centre untuk proses repairnya. Tetapi kalau selagi masih kerusakan software, masih kita oprek karena mentok-mentoknya install ulang operating systemnya (baca : flash ulang).
Item yang dapat dilakukan melalui test ini adalah :
1. Keypad/keyboard
2. Trackball/trackpad
3. Light Sensor
4. keypad Backlight
5. LED
6. LCD Backlight
7. LCD Pixels
8. Vibrator
9. Holster Detector
10.Handset Speaker
11.Handsfree Speaker
12.Handset Microphone
13.Headset Detect Switch
14.Headset Speaker
15.Headset Microphone
16.Bluetooth Speaker
17.Bluetooth Microphone
18.RF Antena
19.GPS Antena
20.Camera
21.Camera Flash
22.SDCard Write
23.SDCard Read
24.SDCard Delete
25.SDCard Insert Remove

Berikut cara untuk testing semua item di atas:
1. Masuk ke Menu Utama Blackberry
2. Pilih Options
3. Pilih Status
4. Ketika di menu status, ketik "test" maka otomatis muncul pop up untuk konfirmasi test, pilih OK
5. Setekah itu, klik logo BB dan pilih Start, maka akan muncul item yang kita inginkan untuk dilakukan test.
Tunggu proses test samapai selesai utnuk memastikan kerusakan dari sisi harware atau dari sisi software.

Semoga bermanfaat

~agungfebri~

Aplikasi Remote Desktop Program Untuk Kemudahan Problem Solving Pada Sistem Operasi Windows


Bagi pengguna Operating System Windows, tidak semua orang mengerti berbagai fitur bawaan windows yang bisa digunakan untuk kemudahan dalam menyelesaikan perkerjaan. Salah satunya adalah Remote Desktop Program (RDP) yang dapat digunakan sebagai sarana remote PC/computer dalam suatu jaringan komputer.
Kemudahan yang didapat dengan aplikasi Remote Desktop Program ini adalah kita dapat melakukan akses remote ke komputer kita selayaknya kita berada di depan sebuah komputer tersebut. Semua aplikasi yang tertanam di komputer, dapat kita jalankan seperti biasa.
Kemudahan yang lain adalah ketika jaringan kita terasa lambat, kita dapat mengatur resolusi layar dari Remote Dekstop Program menjadi lebih kecil sehingga beban jaringan menjadi lebih ringan. Selain itu, kita dapat juga melakukan mapping drive dan printer pada drive komputer yang melakukan remote agar dapat dikenali oleh komputer yang kita remote.
Penjelasan dari microsoft terkait fitur Remote Dekstop Program:
"Remote Desktop in Windows XP Professional provides remote access to the desktop of your computer running Windows XP Professional, from a computer at another location. Using Remote Desktop you can, for example, connect to your office computer from home and access all your applications, files, and network resources as though you were in front of your computer at the office"
Sumber : http://www.microsoft.com/download/en/details.aspx?id=856

Untuk me-enable-kan fitur Remote Desktop Program, agar komputer kita bisa diremote adalah sebagai berikut:
1. Klik My Computer
2. Klik Properties
3. Pilih tabulasi Remote
4. Pada bagian Remote Dektop, Pilih "Allow connections from computer running any version of Remote Desktop (less secure)"
5. Setelah itu, Klik tombol Select User
6. Tentukan user siapa saja yang boleh melakukan Remote Desktop pada computer tersebut. Untuk user yang masuk group Administrator otomatis ter-granted memeliki akses untuk melakukan Remote Desktop.
7. Klik Apply dan OK, service Remote Desktop Program sudah bisa dijalankan untuk computer tersebut.


Untuk Computer yang akan melakukan remote, untuk membuka aplikasinya adalah:
1. Klik Start
2. Pilih All Program
3. Pilih Acesories
4. Klik Remote Desktop Connection
5. Pada text box computer : Masukan Hostname atao IP Address computer yang berada dalam satu jaringan dengan kita.
6. Klik Connect nanti akan muncul form username dan password. Isi sesuai dengan username windows dan password yang ada pada computer yang telah disetting enable Remote Desktopnya tadi.

Untuk komputer yang beda segment IP-nya, agar komputer tetap bisa diremote, maka setingan firewall Remote Dektopnya dirubah dari segment local menjadi segment any IP Address.

Semoga Bermanfaat

~agungfebri~

Sabtu, 17 Desember 2011

Notebook HP 6530b Lambat - Process PTChangeFilterService.exe


Hari ini dapat panggilan dari user yang mengeluhkan dimana notebook yang dipakai terasa lambat. Padahal user tersebut hanya menggunakan aplikasi microsoft office dan internet saja. Tetapi notebook seperti freeze dan sering hang. User ini menggunakan notebook merk Hewlett-Packard serie 6530b dengan operating system windows XP Service Pack 3.
Cek di task manager, kelihatan aplikasi terbesar yang memakan resource memory adalah aplikasi PTChangeFilterService.exe. Resource yang digunakan hampir 140MB. Gelo dah...
Coba search di Google, akhirnya menemukan bahwa process PTChangeFilterService.exe merupakan service bawaan dari HP.
"Process PTChangeFilterService.exe named “PTChangeFilterService.exe” is an executable file of HP ProtectTools Security Manager software, produced by Hewlett-Packard. This version of PTChangeFilterService.exe seems to be safe. However some processes have more variants and one of them may be malicious. To be sure we recommend you to do a spyware and a virus scan"
Source: http://process-info.org/ptchangefilterservice-exe

Coba iseng saya end task process tersebut melalui task manager dan ternyata bisa. Cuman setelah setelah saya restart, service tersebut kembali muncul. Jadi kemungkinan service tersebut di load windows berbarengan dengan windows start-up.
Cara terakhir akhirnya saya cek di Services.msc dan cek service dengan nama "HP ProtectTools Service" dan langsung saya disable. Setelah restart notebook, service ptchangefilterservice sudah tidak muncul lagi.

Semoga bermanfaat.

~agungfebri~

Rabu, 14 Desember 2011

BIOS Tidak Dapat Save Dan Edit Setting


Dapat ilmu dari seorang expert di Jember untuk penanganan komputer yang tidak dapat save perubahan dan editing yang telah kita lakukan pada BIOS. Gejala awal problemnya, kita tidak dapat melakukan F10 pada BIOS. F10 = Save and Exit. Jadi semua settingan yang telah lakukan, ketika keluar BIOS tidak dapat tersimpan pada IC BIOS.
Coba oprek BIOS dengan melakukan restore to default setting, hal ini berarti kita melakukan reset semua settingan ke settingan pabrikan. Seperti kita membeli manboard baru dimana settingan semua menjadi standar. Melalui cara ini juga tidak berefek banyak.
Tanya sana sini, ada menyarankan untuk upgrade versi BIOSnya, ada yg untuk ganti Mainboardnya, dll. Dari seorang expert di Jember, disaranakan untuk reset baterai CMOSnya terlebnih dahulu sebelum melakukan hal-hal yang lain. Kalau reset baterai CMOS tidak berhasil, bolehlah melakuan upgrade BIOS ataupun ganti mainboardnya.
Coba dilakukan reset baterai CMOS dengan cabut baterai CMOS, tunggu beberapa saat dan pasang lagi. Setelah melakukan ini, dan masuk ke menu BIOS lagi, saya sudah bisa melakukan F10. Sehingga BIOS sudah kembali berjalan dengan normal.

Semoga bermanfaat.

~agungfebri~

Menghitung Hari Kerja Pada Microsoft Excel 2007


Sering kita kesulitan untuk menghitung hari kerja dari tanggal X ke tanggal Y. Hal ini dapat dipermudah jika kita menggunakan microsoft excel 2007 dengan menggunakan rumus =NETWORKDAYS().
Format yang digunakan adalah =NETWORKDAYS(tanggal start;tanggal selesai;range hari libur). Networkdays otomatis menghitung hari minggu sebagai hari libur, dan untuk hari libur nasional, kita dapat menambahkan tanggal-tanggalnya pada range hari libur.
example:
Semisal kita mempunyai tanggal start di cell B2 dan cell C2 untuk tanggal selesai.
Untuk range hari libur nasional kita mempunyai range pada cell C10:C15, maka rumus/formula nanti yang dapat digunakan adalah: =NETWORKDAYS(B2;C2;C10:C15).
Perhitungan di atas otomatis akan meng-exclude hari minggu dan hari libur sesuai tanggal yang kita tentukan di range C10:C15.
Untuk menghitung rentang dari tanggal tertentu ke tanggal hari ini, kita juga dapat menggunakan rumus ini dengan kombinasi rumus =NOW().
example:
Tanggal start pada cell C2 dan tanggal selesai hari ini (now). Kita mengesampingkan hari libur nasional, maka rumus yang dapat digunakan: =NETWORKDAYS(C2;NOW())
Rumus tersebut akan menghitung rentang hari kerja mulai tanggal pada C2 sampai hari ini/sekarang ketika kita membuka workbook.

Semoga bermanfaat.

~agungfebri~