Minggu, 22 April 2012

Cara Merubah DNS Server - Windows XP

DNS atau singkatan dari Domain Name System adalah sistem yang dirancang untuk "menerjemahkan" alamat IP dari berbagai situs dan berbagai layanan Internet untuk nama host dan sebaliknya. DNS tersedia di seluruh asosiasi pengguna internet dan provider penyedia jasa internet.
Biasanya, server DNS secara otomatis ditetapkan ke PC, perangkat router atau lainnya yang digunakan untuk terhubung ke Internet (seperti Smartphone) saat sambungan dibuat melalui ADSL, ISDN, 56K, dll.

Berikut saya sharing cara merubah DNS untuk perangkat PC/NB yang menggunakan operating system windows XP:
1. Buka Control panel dan double Klik Network Connection



2. Pada list conection yang aktif, klik kanan dan pilih properties, akan muncul pop up jendela baru
3. Pada tabulasi General, klik bagian Internet Protocol (TCP/IP), klik properties.
4. Akan ada 2 area, area atas adalah untuk setting IP address, subnet dan gateway. Untuk yang menggunakan fasilitas DHCP dapat dipilih yang obstain.
Area bawah adalah untuk setting/configure DNS. Agar DNS dapat diisi sesuai keinginan/server kita, pilih radio button "use the following DNS server adresses" dan masukan IP addressnya.
5. Konfirmasi settingan dengan klik OK.
6. Tutup semua jendela, untuk applying DNS yang baru kita masukan lakukan restart komputer/ restart service "DNS Client" pada menu services.msc

Semoga bermanfaat.

Mengembalikan Folder Option Pada Windows

Bagi pengguna sistem operasi windows, pasti tidak asing akan menu folder options pada menu windows explorer. Menu ini sangat berguna dalam operasi folder dan file salah satunya adalah ketika kita menginginkan melihat file yang di-hiden akan terlihat.
Akan tetapi menu ini sangat rentan sekali diserang oleh virus sehingga menu folder options menghilang. Berikut saya sharing cara untuk mengembalikan folder opetion yang hilang (asumsinya jika memang sebelumnya terkena virus, Anda harus melakukan scanning virus terlebih dahulu sampai bersih):

Cara 1 : Metode Registry Windows:
1. Klik Run dari start menu, ketik regedit dan enter.
2. Browse ke reqistry [HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer].
3. Pada sidebar bagian kanan, cari Value NoFolderOptions. Klik kanan pilih delete.
4. Browse ke registry [HKEY_LOCAL_MACHINE\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer].
5. Lakukan seperti langkah 3, delete value NoFolderOptions.


Cara 2 : Merubah Group Policy:

1. Klik Run dari start menu, ketik gpedit.msc dan enter
2. Browse ke menu  User Configuration -> Administrative Templates -> Windows Components -> Windows Explorer.
3. Pada sidebar bagian kanan cari value “Removes the Folder Options menu item from the Tools menu”, Klik kanan dan pilih properties.
4. Rubah settingan dari Enable menjadi Not Configured atau Disabled.


Semoga bermanfaat.

~agungfebri~

Sabtu, 21 April 2012

Tidak Dapat Connect Printer Sharing Epson LQ2190

Pagi ini, salah satu user saya mengeluhkan karena tidak dapat melakukan koneksi ke salah satu printer sharing di PC sebelahnya. Padahal ada satu dokumen yang harus di print dengan menggunakan printer tersebut (dotmatrik Epson LQ2190).
Berikut ilustrasinya :
User A:
Menggunakan NB (notebook) dengan sistem operasi windows 7
User B :
Menggunakan PC (personal computer) dengan sistem operasi windows XP
Menggunakan printer dotmatrik Epson LQ2190 dan disharirng
Kasus :
User A mengiginkan koneksi ke printer sharing Epson LQ2190 di PC User B

Ketika koneksi dibuat, ternyata ada error dan tidak dapat dilanjut lagi.
Untuk mengatasi hal tersebut, saya melakukan pancing driver dahulu di NB user A dengan install driver LQ2190. Setelah itu saya coba restart dan melakukan koneksi lagi ke PC user B dan ternyata berhasil.
Printer sharing dari PC user B sudah masuk dalam list printer NB user A.

Semoga bermanfaat.

~agungfebri~

Teknik Jebol Password Wifi - Hotspot

Untuk para pembaca yang suka iseng pasti akan senang jika menemukan judul di atas berikut teknik-teknik menjebol password wifi. Ya...kenapa saya membuat judul tersebut, hal ini karena saya mengalami kejengkelan yang sangat oleh ulah orang-orang yang iseng melakukan attacking atas perangkat hotspot yang saya kelola.
Hotspot yang saya kelola sebenarnya untuk kalangan sendiri dan memakai password yang tidak terlalu sulit. hanya kombinasi huruf dan angka kurang dari 8 digit. Bukannya tidak mau membuat password dengan keamanan yang lebih kuat, tetapi hal ini semata biar mudah diingat oleh para pengguna di lingkungan kantor.
Akan tetapi, hal ini ternyata malah disalahgunakan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab. Bukannya memanfaatkan fasilitas hotspotnya, malah melakukan otak-atik atas perangkat hotspotnya.
Pengennya sih mungkin iseng atau hanya ingin melihat konfigurasinya, tetapi yang terjadi malah fatal. Semua konfigurasi malah dirubah dan akibatnya internet tidak dapat connect ke provider.
Yah...kepaksa harus saya lakukan hard reset ke perangkatnya.
Hal ini menjadi pelajaran berharga saya, untuk menjadi administrator yang baik ternyata harus tegaan, password kalau perlu dibuat 25 digit kombinasi huruf besar, huruf kecil dan karakater. Bukannya takut untuk menghadapi orang-orang yang iseng, tetapi memang agar keisengan orang-orang yang tidak bertanggung jawab akan menjadi lebih banyak korbannya.
Semoga cerita diatas menjadi inipratif bagi administrator jaringan pemula, untuk hal yang bersifat security kita memang harus tega.

Semoga bermanfaat.

~agungfebri~

Jumat, 20 April 2012

Penyebab Email Bouncing


Hari ini saya menerima keluhan dari user saya bahwa emailnya mendapat pesan error yang tidak dapat dimengerti. Berikut salah satu cuplikan emailnya:
"content-type: text/plain;
    charset="us-ascii"
Content-Transfer-Encoding: quoted-printable

The following message to xxxxx@yahoo.com was undeliverable.
The reason for the problem:
5.x.0 - Message bounced by administrator"

Kalau dilihat dari pesan errornya email yang dikirim oleh user tersebut tidak sampai ke penerima karena email boucing sehingga oleh mail server di kirim balik.

Penyebab bouncing di email? Ada banyak, diantaranya:
1. Mail Server tujuan tidak berfungsi/tidak bisa dihubungi dalam jangka waktu yang telah di tetapkan oleh Mail Server pengirim.
Misalnya, Mail Server Yahoogroups memiliki toleransi 6 jam untuk pengiriman email yang gagal. Artinya, jika Mail Server Yahoogroups gagal mengirim email ke tujuan, pada saat itu, maka akan terus coba di kirim selama 6 jam. Jika lewat 6 jam masih gagal, maka dianggap mail server tujuan tidak aktif, dan akhirnya di kembalikan/bouncing.
2. Koneksi Internet ke Mail Server tujuan terlalu lambat.
 Jika koneksi Internet ke tempat tujuan terlalu lambat, bisa jadi mail server aktif menerima email, tapi putus sebelum waktunya. Setelah di coba beberapa kali, tetap putus di tengah jalan, maka mail server pengirim akan mengembalikan/bouncing email tersebut ke anda.
3. Email address tujuan salah.
Anda bermaksud kirim email ke "[EMAIL PROTECTED]", tapi salah tulis menjadi "[EMAIL PROTECTED]", hal ini mengakibatkan bouncing juga. Tetapi jika memang ada sebuah perusahan dengan mail server "yahoo.co" dan ada user "abc", maka email tidak bouncing, tetapi akan diterima oleh orang yang salah.
4. Email tujuan melewati kuota mailbox.
Beberapa mail server menerapkan kuota mailbox, misalnya mailbox ISP biasanya berkisar 5-10MB, Gmail sekitar 2.5GB, dsb. Jika isi mail box tujuan sudah sampai pada kuotanya, maka email anda akan ditolak dan dikembalikan lagi/bouncing.

Semoga Bermanfaat.

~agungfebri~

Kamis, 19 April 2012

Mengenal Teknologi Virtualisasi Pada Server

Kalau dilihat pengertian dari wikipedia, Istilah virtualisasi perangkat-keras mengacu kepada upaya menciptakan mesin virtual yang bekerja layaknya sebuah komputer lengkap dengan sistem operasi. Istilah mesin tuan-rumah(host) mengacu kepada mesin tempat virtualisasi bersemayam sementara istilah mesin tamu(guest) mengacu kepada virtual mesin itu sendiri.  Istilah hypervisor mengacu kepada perangkat-lunak atau firmware yang membuat mesin virtual
Dengan menggunakan teknologi virtual ini, pengguna akan memiliki keuntungan salah satunya adalah reduce cost operation karena akan memanage server yang lebih sedikit secara fisik. Beberapa aplikasi virtual (hypervisor) yang banyak digunakan adalah VMware dan HyperV dari keluarga microsoft.
Dua pendekatan yang paling umum digunakan untuk virtualisasi perangkat-keras adalah virtualisasi penuh dan para-virtualisasi. Dalam virtualisasi penuh sebuah lapisan berada di antara mesin tamu (virtual) dan mesin tuan-rumah. Lapisan ini disebut hypervisor atau disebut juga pemantau mesin virtual. Lapisan ini menggandakan sumber-daya sistem bagi kepentingan masing-masing mesin tamu. Para-virtualisasi berbeda dalam hal hypervisor bekerja dengan cara yang lebih koperatif. Setiap sistem operasi tamu menyadari bahwa mereka berjalan dalam lingkungan virtual dan bekerja sama dengan hypervisor untuk memvirtualisasikan mesin tuan-rumah (sumber : wikipedia).

Semoga bermanfaat.

~agungfebri~

Rabu, 04 April 2012

Antivirus Gratis Yang Paling Handal Dan Terbaik

Pagi ini salah satu user saya menelpon jika mengalami masalah. Semua file dalam flasdisknya hilang dan berubah menjadi shortcut file. Padahal user tersebut merasa tidak pernah melakukan delete maupun cut file-file yang ada di flashdisk miliknya.
Selidik punya selidik, ternyata user tersebut baru saja bermain internet di warnet dan melakukan download. Kemudian file tersebut dicopy ke dalam flashdisk. Kalau seperti ini biasanya kemungkinan bisa disebabkan karena virus yang melakukan hidden file.
Coba melakukan scanning dengan antivirus, dan akhirya memang ditemukan beberapa virus. User saya tersebut bertanya kepada saya, sebenarnya antivirus apakah yang paling handal/terbaik. Saya sendiri juga bingung menjawab pertanyaan ini. Karena menurut saya, antivirus baik itu jika memiliki kriteria sbb:
1. Antivirus yang terpasang pada komputer kita selalu update dengan definition virus terbaru. Ya iyalah...orang bilang antivirus A baik tetapi definition virusnya sudah kadaluwarsa. Kalau ada virus dengan varian terbaru juga pasti akan keok.
2. Antivirus tersebut tidak membuat lemot kinerja komputer. Antivirus canggih jika proses autoprotect nya membuat komputer lambat juga bohong. Antivirus malah seperti virus ini namanya, membuat semua proses terblok.
3. Antivirus tersebut menyediakan fasilitas autoprotect/active scanning. Hal ini untuk proses guarding/tameng jika sewaktu virus masuk/menyerang tanpa kita sadari. Kalau autoprotect tidak jalan, ya percuma saja, virus bisa masuk ke dalam system dan menggandakan diri.
4. Antivirus tersebut dapat mengenali thread dengan yang dianggap aman dan mana thread yang memang virus. Akan jadi aneh jika setelah komputer terinstall antivirus dan membuka aplikasi office tiba-tiba menutup sendiri dan dinyatakan bahwa aplikasi tersebut merupakan virus oleh antivirus. Jadi, disini antivirus harus memliki metode yang heuristic untuk membedakan mana thread virus dan mana thread aplikasi biasa.
Kalau anda melihat blog saya ini secara keseuluran, pasti anda akan tahu antivirus apa yang saat ini saya gunakan. :)

Semoga bermanfaat.

~agungfebri~