Senin, 27 Februari 2012

Cara Atasi CPU Zyrex Mati / Nge-blank Karena Overclocking


Pagi ini salah satu komputer di kantor mengalami problem tidak bisa start up. Sudah dilakukan turn on dan coba plug-unplug kabel power tetapi tetap tidak mau menyala. Layar hanya blanked padahal lampu power menyala. CPU tersebut merupakan CPU build up merk Zyrex dengan operating system Windows XP SP3.
Seperti yang saya tulis di artikel sebelumnya, untuk coba test power supply apakah masih bagus atau tidak, dan hasilnya power supply normal. Coba cek memory dan dapat dipastikan bagus, karena memory dicoba di PC lain bisa berjalan dengan normal.
Suspect awal adalah mainboard problem karena kondisi memory, power supply, processor dan HDD masih bagus. Tetapi saya tidak yakin dengan analisa awal saya, karena mainboard yang digunakan dari pabrikan ASUS dimana saya percaya kehandalan produk mainboard-nya [asli bukan promosi ini :) ].
Akhirnya saya iseng cari-cari di google akan kemungkinan yang terjadi dengan indikasi seperti di atas. Dan saya menemukan salah satu sebabnya adalah overclocking yang gagal.
Solusinya adalah mengembalikan settingan BIOS dan lain lain ke proses semula. Lalu bagaimana caranya???
Iseng, saya cabut semua yang menempel pada mainboard mulai dari kabel power utama, memory, processor, kabel data HDD dan CD ROM, sampai semua bersih tidak ada yang menempel pada mainboard. Dan terkahir adalah lepas baterai CMOS dan coba di diamkan selama 15 menit dan kemudian dipasang kembali.
Setelah semua terpasang kembali, saya coba turn on dan layar monitor mulai menunjukan tanda-tanda kehidupan dengan isi pesan kurang lebih telah terjadi overclocking dan gagal. Hah... kok bisa?? Padahal CPU buat bekerja wajar-wajar aja tanpa saya buat yang aneh-aneh apalgi over clocking.
Selidik punya selidik ternyata hal ini disebabkan temperatur dalam CPU terlalu panas yang memaksa processor untuk kerja lebih keras pada kipas processornya. Dan entah bagaimana, sampai akhirnya processor melakukan overclocking sendiri tetapi gagal.
Mungkin disini ada pembaca yang lebih expert ketika ada problem overclocking pada CPU yang gagal dan cara mengembalikan ke keadaan semula, silakan dishare disini.

Semoga bermanfaat.

~agungfebri~

Rabu, 15 Februari 2012

Cara Cek Power Supply Pada Komputer


Bagi pengguna komputer PC, jika CPU mengalami mati total, ada cara untuk cek kemungkinan problem ada pada power supply atau dari perangkat boardnya.
Caranya:
1. Ambil klip kertas, dan bengkokan menjadi semacam huruf U
2. Cabut kabel power utama yang menancap pada board
3. Cari kabel warna hijau dan warna hitam
4. By pass pada kabel warna hijau dan warna hitam dengan menggunakan klip kertas yang sudah kita buat tadi.
5. Turn On CPU dan amati, apakah kipas power supply menyala seperti biasa atau tetap mati. Jika power supply menyala seperti biasa, bisa dipastikan jika kondisinya masih bagus dan sebaliknya.
Teknik ini bisa digunakan jika tipe power suplly kita merupakan ATX.

Semoga bermanfaat.

~agungfebri~

Notebook Ngeblank Setelah Baterai Ngedrop (Tidak Bisa Booting)


Pagi ini seorang teman tergopoh-gopoh ke meja kerja saya dan menceritakan jika notebooknya problem tidak dapat booting windows. Kejadiannya semalam dia bekerja dengan notebook dan ketiduran sehingga tidak sempat tahu kalau notebooknya tidak menggunakan adaptor. Pagi-pagi bangun tidur, notebook sudah kondisi mati karena ngedrop baterai.
Secepatnya, dicarikan power adaptor dan dilakukan charging akan tetapi notebook masih tidak bisa dinyalakan. Hanya layar hitam saja tanpa bisa masuk ke BIOS.
Saya mencoba menyalakan dan memang notebook tidak memberi respon sama sekali. Di tekan tombol power seperti masih mati total. Sempat berasumsi jika problem hardwarenya (antara replace processor atau mainboardnya). Tetapi kalau dihubungan dengan kronologis kejadian, hanya dengan kehabisan baterai (ngedrop), hal ini tidak masuk akal.
Akhirnya coba bongkar baterai, dengan asumsi buang arus dan coba pasang lagi. Apa yang terjadi???
Notebook sudah kembali berjalan dengan normal. Tanpa harus bongkar-bongkar perangkat yang laen. Ya..itulah namanya troubleshoot... hal yang kadangkala ga mungkin menjadi solusi yang mungkin. Kuncinya keep hard learning dan trying....

Semoga bermanfaat.

~agungfebri~

Selasa, 14 Februari 2012

Mengatasi Virus Shortcut WMP, Media Player Classic, Winamp - Bagian 2


Seperti yang tulisan di artikel sebelumnya dimana salah satu notebook user saya terserang virus ini. Sampai habis kesabaran untuk melakukan install ulang NB, tetapi belum sempat saya lakukan karena source windows saya ketinggalan di rumah teman.
Mau ga mau, akhirnya tetap mencoba dengan explore registry yang aneh yang kemungkinan di modifikasi oleh program virusnya. Dan akhirnya saya menemukan kejanggalan di file extension .lnk (extension file shortcut).
Pada key OpenWithList untuk NB yang terserang virus memiliki nilai string yang banyak. misal mempunyai nilai string a dengan value windows media center, string b dengan value winamp, dst.
Saya curiga sepertinya yang handling virus shortcut ada pada registry ini dengan membandingkan nilai registry komputer yang normal. Pada registry komputer yang normal, hanya berisi string default dengan value not set.
Registry yang dicek adalah :
HKCU\Software\Microsoft\Windows\CurentVersion\Explorer\FileExts\.lnk\
Akhirnya saya mencoba hapus string pada folder tersebut dan menyamakan semua nilai sesuai registry pada komputer normal. Setelah dilakukan restart maka kelihatan berhasil bahwa semua icon shortcut sudah berubah menjadi seperti sedia kala. Mencoba klik dua kali asosiate programnya sudah lari lagi ke Windows Media Player.

Jumat, 10 Februari 2012

Cara Shutdown Otomatis Pada Operating System Windows (PC Auto Shutdown)


Ada banyak aplikasi untuk auto shutdown yang beredar di internet. Mulai dari aplikasi freeware, shareware maupun license. Aplikasi tersebut banyak yang bagus tetapi kadang juga ada yang aplikasi sampah (bad application) yang membuat berat kinerja dari komputer kita.
Sebenarnya windows menyediakan suatu perintah untuk shutdown komputer melalui command prompt. Perintah yang dapat digunakan adalah "Shutdown".
Syntax lengkapnya:
shutdown -s -f -t xx
-s : Perintah shutdown, bisa diganti menjadi -l untuk log off dan -r untuk restart
-f : untuk force process yang masih berjalan, sehingga shutdown tetap dilakukan meski ada process/thread yang masih berjalan
-t xx : waktu rentang setelah perintah shutdown di jalankan dalam satuan detik/second. Nilai 0-315360000 (10 tahun)

Untuk remote shutdown, dapat ditambahkan syntax -m \\hostname_atau_IP_komputer sebelum perintah -t. Shutdown pada perintah ini berbeda dengan perintah log off yang pernah saya tuliskan pada artikel sebelumnya. Shutdown pada syntax ini layaknya kita melakukan klik Start Menu dan Klik Shutdown/Restart/Log Off.
Perintah shutdown ini hanya bisa diexecute jika kita masuk member group administrator lokal.

Semoga bermanfaat.

~agungfebri~

Cara Atasi Virus Shortcut Berubah Menjadi WMP, Media Player Classic


Paling menjengkelkan jika harus troubleshoot yang berhubungan dengan virus. Karena membutuhkan waktu relatif lebih lama, harus lebih teliti akan setiap perilaku thread dan services yang berjalan dan belum tentu berhasil. Dan cara tercepat adalah dengan inul (install ulang) operating system-nya. :D
Hal ini juga terjadi ketika saya menghandle salah satu notebook user dimana suspect virus dengan gejala semua shortcut berubah menjadi Windows Media Player. Operasting System yang digunakan adalah Windows 7 Profesional. Jadi semua file yang berextension .exe seolah-olah semua berubah icon-nya menjadi icon Windows Media Player. Kalau kita jeli, sebenarnya yang diarahkan ke WMP adalah file yang berextension .lnk (shortcut). File .exe aslinya sebenarnya masih tetap ada di program files.
Mencoba cari informasi dari Mbah google, ada banyak artikel yang menyarankan untuk repair registry windowsnya. Registry pada HKCU\Software\Microsoft\Windows\CurentVersion\Explorer\FileExts untuk dilakukan hapus semua Keys, Value dan Data yang berhubungan dengan WMP, Media Player Cassic maupun Winamp.
Hal ini sudah saya lakukan tetapi masih belum bisa. Bahkan coba export dan import registry dari komputer normal juga tidak membuahkan hasil.
Akhirnya, jurus pamungkas yaitu inul pun dilakukan. Mungkin pembaca disini ada yang pernah mengalami hal seperti ini, mohon sharenya.

Semoga bermanfaat.

~agungfebri~

Kamis, 09 Februari 2012

Shutdown User Pada Windows 2008 Server Tanpa Login (Remote Log Off/Shutdown Terminal Service)


Jika menggunakan feature terminal service pada windows 2008 server (atau yang lebih dikenal dengan nama THINCLIENT), dimana ada beberapa user yang ketika login langsung hang/ blanked ada kemungkinan disebabkan karena session yang menggantung. Hal ini biasanya disebabkan karena user tersebut jarang/tidak pernah log off dari dari server.
Cara yang lazim,user akan menghubungi administrator server untuk melakukan kick/reset session agar bisa log off. Bagi Administrator, untuk melakukan reset session tersebut bisa dilakukan dengan login pada server yang dimaksud dan melakukan log off paksa dari task manager.
Tidak terbayangkan jika 1 hari kita membantu lebih dari 10 user dengan server yang berbeda-beda. Kita harus melakukan remote server-server secara bergantian dan melakukan kick dari task manager.
Windows menyediakan script pada command prompt untuk melakukan reset remote tanpa login ke server yang dimaksud. Script yang dapat digunakan adalah "query session"
Berikut step yang dapat dilakukan untuk melakukan remote log off pada suatu client/user;
1. masuk CMD (harus dengan otorisasi gruop administrator pada device/server yang dimaksud)
2. ketik "query session /SERVER:hostname_server"
3. lihat hasil query...perhatikan pada bagian username dan ID

4. untuk melakukan kill/log user yang dimaksud, gunakan perintah "reset session ID_session /Server:hostname_server"
Dengan cara ini, kita dapat lebih menghemat waktu tanpa harus login ke setiap server.

Semoga bermanfaat.

~agungfebri~