WML adalah bahasa web yang didasarkan pada bahasa XML, yang mana di desain secara khusus untuk antarmuka ponsel agar bisa terhubung dengan internet. Secara umum beberapa perintah pada WML terlihat mirip dengan HTML. Namun terdapat perbedaan dalam struktur penulisan dokumen WML. Jika sebuah dokumen HTML hanya terdiri atas dua bagian utama, yaitu header dan body, dokumen WML mempunyai header, template (optional), dan beberapa body yang disebut dengan cards. Susunan dokumen secara lengkap disebut dengan deck.
WML memperkenalkan fitur tambahan yang baru untuk menyesuaikan diri dengan keterbatasan jaringan wireless, yaitu:
- WML dan WML Script dibentuk dalam binari yang disandikan sebelum dikirim ke ponsel untuk memperkecil keterbatasan bandwidth.
- WML mampu menyembunyikan script halaman WML dan layanan untuk validasi waktu tertentu untuk memperkecil routing pada web server.
- Elemen WML dapat dengan mudah diimplementasikan dengan menggunakan keyboard kecil (keypad ponsel).
- WML dan WML Script mempunyai sekumpulan batsan fungsionalitas sehingga kemungkinan untuk dapat diimplementasikan pada micro browser ponsel tidak membutuhkan memori dan tenaga baterai yang banyak.
Tampilkan postingan dengan label wap. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label wap. Tampilkan semua postingan
Sabtu, 24 November 2007
Minggu, 04 November 2007
Layer Pada Protokol WAP
WAP telah dijadikan standar protokol internasional untuk transfer data internet bergerak dan dapat dioperasikan di atas semua sistem jaringan wireless.
Protokol WAP terdiri atas 5 layer. Kelima layer protokol WAP tersebut adalah:
1.Wireless Application Environment (WAE)
Wireless Application Environment ini memiliki fungsi dasar untuk menggabungkan World Wide Web (WWW) dengan teknologi telepon seluler. Objek pokok yang diterapkan pada WAE ini adalah mengatur operasi-operasi yang diterapkan oleh operator dan penyedia layanan untuk membangun aplikasi dan layanan yang dapat diraih melalui piranti wireless yang berbeda sehingga menghasilkan efisiensidan data yang berguna. Layer ini mendukung 3 aplikasi, yaitu Wireless Mark-up Language (WML), WML-Script, dan Wireless Telephony Application (WTA). WML merupakan bahasa pemograman yang dikhususkan untuk mobile terminal. WML-Script merupakan pendukung antar muka pada WML seperti halnya Javascript pada HTML. WTA merupakan aplikasi yang dapat berupa format data, gambar, informasi kalender atau buku telepon.
2.Wireless Session Protocol (WSP), yaitu layer session yang mengkontrol lalu lintas aplikasi sebelum sampai ke layer WAE. WSP ini berfungsi memeriksa format data, konversi data, dan atau pengkodean yang ditansmisikan misalnya:
- memeriksa kebenaran data antar user
- memeriksa nomor pesan yang dikirim
- menyinkronkan data transaksi
3. Wireless Transaction Protocol (WTP), yaitu layer transaksi dimana dilakukan cek apakah data berhasil dikirim atau belum dan melakukan pengiriman kembali sekiranya data tidak terkirim.
4.Wireless Transport Layer Security (WTLS), yaitu layer keamanan (security) dimana dilakukan enkripsi data untuk pengiriman data sensitif yang tidak dapat diketahui oleh umum. WTLS adalah protokol untuk keamanan data yang disesuaikan oleh standar industri Transport Layer Securiti (TLS) yag mendukung Secure Socket Layer (SSL).
5.Wireless Datagram Protocol (WDP), yaitu layer transport yang merupakan interface protokol aplikasi dengan bearer service (jaringan wireless ). Layer ini melakukan kontrol transmisi data, apakah menggunakan mekanisme UDP yang bersifat connectionless atau mobile IP yang bersifat connection-oriented.
Protokol WAP terdiri atas 5 layer. Kelima layer protokol WAP tersebut adalah:
1.Wireless Application Environment (WAE)
Wireless Application Environment ini memiliki fungsi dasar untuk menggabungkan World Wide Web (WWW) dengan teknologi telepon seluler. Objek pokok yang diterapkan pada WAE ini adalah mengatur operasi-operasi yang diterapkan oleh operator dan penyedia layanan untuk membangun aplikasi dan layanan yang dapat diraih melalui piranti wireless yang berbeda sehingga menghasilkan efisiensidan data yang berguna. Layer ini mendukung 3 aplikasi, yaitu Wireless Mark-up Language (WML), WML-Script, dan Wireless Telephony Application (WTA). WML merupakan bahasa pemograman yang dikhususkan untuk mobile terminal. WML-Script merupakan pendukung antar muka pada WML seperti halnya Javascript pada HTML. WTA merupakan aplikasi yang dapat berupa format data, gambar, informasi kalender atau buku telepon.
2.Wireless Session Protocol (WSP), yaitu layer session yang mengkontrol lalu lintas aplikasi sebelum sampai ke layer WAE. WSP ini berfungsi memeriksa format data, konversi data, dan atau pengkodean yang ditansmisikan misalnya:
- memeriksa kebenaran data antar user
- memeriksa nomor pesan yang dikirim
- menyinkronkan data transaksi
3. Wireless Transaction Protocol (WTP), yaitu layer transaksi dimana dilakukan cek apakah data berhasil dikirim atau belum dan melakukan pengiriman kembali sekiranya data tidak terkirim.
4.Wireless Transport Layer Security (WTLS), yaitu layer keamanan (security) dimana dilakukan enkripsi data untuk pengiriman data sensitif yang tidak dapat diketahui oleh umum. WTLS adalah protokol untuk keamanan data yang disesuaikan oleh standar industri Transport Layer Securiti (TLS) yag mendukung Secure Socket Layer (SSL).
5.Wireless Datagram Protocol (WDP), yaitu layer transport yang merupakan interface protokol aplikasi dengan bearer service (jaringan wireless ). Layer ini melakukan kontrol transmisi data, apakah menggunakan mekanisme UDP yang bersifat connectionless atau mobile IP yang bersifat connection-oriented.
Label:
wap
Wireless Application Protocol (WAP)
WAP kependekan dari wireless application protocol dan merupakan terminal wireless, yaitu mobile devices, PDA, dan lain-lain, serta mendukung beberapa sistem GSM, IS-136, CDMA, PDC dan lain-lain.
WAP adalah sebuah protokol yang menghubungkan internet dengan handphone. Dengan adanya WAP, pengguna handphone dapat mengakses informasi dan bertransaksi di Internet langsung dengan handphone. Sebagaimana akses Internet dengan komputer biasa, akses dengan WAP ini juga memerlukan keamanan tinggi.
WAP telah menjadi standard internasional untuk menampilkan internet bergerak pada perangkat seluler. WAP dihasilkan dari kesepakatan para ahli dan vendor telekomunikasi terkemuka di dunia yang tergabung dalam WAP forum (www.wapforum.com). WAP forum, yang terbentuk pada Juli 1997, dipelopori oleh Ericsson, Motorola, Nokia, dan Phone.com dan hingga saat ini telah memiliki lebih dari 500 anggota. Versi terakhir dari WAP adalah WAP 2.0 yang berbasis pada XML dan XHTML. Dengan diperkenalkannya teknologi paket data, diperkirakan internet bergerak menggunakan WAP akan memiliki masa depan yang lebih menjanjikan dan dapat dimanfaatkan oleh penggunanya secara luas.
WAP dirancang pertama kali sebagai protokol komunikasi bergerak yang tidak bergantung pada perangkat dan sistem tertentu. WAP dirancang sebagai bagian dari sistem 3G di masa depan seperti halnya Bluetooh dan GPRS atau PDSN. WAP merupakan protokol komunikasi bergerak yang terdiri dari beberapa layer dan dapat dijalankan pada sistem jaringan apapun yang digunakan.
Pada awalnya, WAP akan mendukung jaringan-jaringan GSM, tetapi tujuan akhirnya adalah untuk dapat mendukung sistem CDMA maupun seluruh teknologi selular digital masa depan dan saat ini.
Arsitektur WAP
Karena menggunakan teknologi yang relatif sama dengan teknologi internet maka arsitektur WAP juga tidak begitu berbeda jauh dengan arsitektur internet pada umumnya. Tetapi walau demikian, tetap dibutuhan penyesuaian sebab jaringan wireless memiliki kekurangan.
Kekurangan itu antara lain:
- bandwith yang rendah
- kemampuan CPU yang rendah
- memori yang kecil
- tampilan yang terbatas
- catudaya (baterai) yang minimal
- peralatan input yang berbeda
Pada arsitektur WAP dibutuhkan node tambahan yang berupa WAP gateway. WAP gateway berfungsi sebagai semacam penerjemah informasi dari content-server sebelum diteruskan kepada pengguna dengan internet bergerak.
WAP adalah sebuah protokol yang menghubungkan internet dengan handphone. Dengan adanya WAP, pengguna handphone dapat mengakses informasi dan bertransaksi di Internet langsung dengan handphone. Sebagaimana akses Internet dengan komputer biasa, akses dengan WAP ini juga memerlukan keamanan tinggi.
WAP telah menjadi standard internasional untuk menampilkan internet bergerak pada perangkat seluler. WAP dihasilkan dari kesepakatan para ahli dan vendor telekomunikasi terkemuka di dunia yang tergabung dalam WAP forum (www.wapforum.com). WAP forum, yang terbentuk pada Juli 1997, dipelopori oleh Ericsson, Motorola, Nokia, dan Phone.com dan hingga saat ini telah memiliki lebih dari 500 anggota. Versi terakhir dari WAP adalah WAP 2.0 yang berbasis pada XML dan XHTML. Dengan diperkenalkannya teknologi paket data, diperkirakan internet bergerak menggunakan WAP akan memiliki masa depan yang lebih menjanjikan dan dapat dimanfaatkan oleh penggunanya secara luas.
WAP dirancang pertama kali sebagai protokol komunikasi bergerak yang tidak bergantung pada perangkat dan sistem tertentu. WAP dirancang sebagai bagian dari sistem 3G di masa depan seperti halnya Bluetooh dan GPRS atau PDSN. WAP merupakan protokol komunikasi bergerak yang terdiri dari beberapa layer dan dapat dijalankan pada sistem jaringan apapun yang digunakan.
Pada awalnya, WAP akan mendukung jaringan-jaringan GSM, tetapi tujuan akhirnya adalah untuk dapat mendukung sistem CDMA maupun seluruh teknologi selular digital masa depan dan saat ini.
Arsitektur WAP
Karena menggunakan teknologi yang relatif sama dengan teknologi internet maka arsitektur WAP juga tidak begitu berbeda jauh dengan arsitektur internet pada umumnya. Tetapi walau demikian, tetap dibutuhan penyesuaian sebab jaringan wireless memiliki kekurangan.
Kekurangan itu antara lain:
- bandwith yang rendah
- kemampuan CPU yang rendah
- memori yang kecil
- tampilan yang terbatas
- catudaya (baterai) yang minimal
- peralatan input yang berbeda
Pada arsitektur WAP dibutuhkan node tambahan yang berupa WAP gateway. WAP gateway berfungsi sebagai semacam penerjemah informasi dari content-server sebelum diteruskan kepada pengguna dengan internet bergerak.
Label:
wap
Minggu, 28 Oktober 2007
MIME type untuk aplikasi WAP
Bagi anda penggemar pemograman WAP mungkin menemui beberapa kendala masalah halaman yang tidak dikenali oleh micro browser ataupun browser pada handphone. Kemungkinan hal tersebut bisa disebabka karena kita salah ketika memasukan setting MIME type pada web browser kita.
Jenis-jenis mime type yang arus dimasukan ke dalam settingan antara lain:
1. .wml text/vnd.wap.wml
2. .wmlc application/vnd.wap.wmlscript
3. .wmls text/vnd.wap.wmlscript
4. .wmlsc application/vnd.wap.wmlscriptc
5. .wbmp image/vnd.wap.wbmp
Ada beberapa langkah yan perlu diperhatikan ketika memasukan settingan MIME Type pada web server.
Untuk Web Server Apache:
1. Buka file httpd.conf (sudah tahu letaknya khan...)
2. Kemudian tambahkan addtype pada file tersebut
Addtype text/vnd.wap.wml .wml
Addtype text/vnd.wap.wmlscript .wmls
Addtype application/vnd.wap.wmlscript .wmlc
Addtype application/vnd.wap.wmlscriptc .wmlsc
Addtype image/vnd.wap.wmbp .wbmp
Sedangkan settingan untuk IIS adalah sebagai berikut:
1. Buka Microsoft Management Console pada control panel windows.
2. Klik kanan nama komputer, kemudian pilih properties
3. Klik file type pada MIME map heading
4. Klik new type
5. Masukkan WML pada Associated Ektension Box
6. Masukkan text/vnd.wap.wml pada Content MIME Box
7. Ulangi langkah 4 sampai 6 untuk masing-masing file type di atas
Jika masih bermasalah terus berusaha dan berdoa. ;)
Jenis-jenis mime type yang arus dimasukan ke dalam settingan antara lain:
1. .wml text/vnd.wap.wml
2. .wmlc application/vnd.wap.wmlscript
3. .wmls text/vnd.wap.wmlscript
4. .wmlsc application/vnd.wap.wmlscriptc
5. .wbmp image/vnd.wap.wbmp
Ada beberapa langkah yan perlu diperhatikan ketika memasukan settingan MIME Type pada web server.
Untuk Web Server Apache:
1. Buka file httpd.conf (sudah tahu letaknya khan...)
2. Kemudian tambahkan addtype pada file tersebut
Addtype text/vnd.wap.wml .wml
Addtype text/vnd.wap.wmlscript .wmls
Addtype application/vnd.wap.wmlscript .wmlc
Addtype application/vnd.wap.wmlscriptc .wmlsc
Addtype image/vnd.wap.wmbp .wbmp
Sedangkan settingan untuk IIS adalah sebagai berikut:
1. Buka Microsoft Management Console pada control panel windows.
2. Klik kanan nama komputer, kemudian pilih properties
3. Klik file type pada MIME map heading
4. Klik new type
5. Masukkan WML pada Associated Ektension Box
6. Masukkan text/vnd.wap.wml pada Content MIME Box
7. Ulangi langkah 4 sampai 6 untuk masing-masing file type di atas
Jika masih bermasalah terus berusaha dan berdoa. ;)
Label:
wap
Sabtu, 06 Oktober 2007
Skripsi Bab I
PERANCANGAN APLIKASI AKADEMIK
KARTU HASIL STUDI DI STT POMOSDA DENGAN MENGGUNAKAN WAP
1.1. Latar Belakang
Berkembangnya teknologi internet saat ini memungkinkan pengaksesan internet tidak hanya melalui sebuah komputer, melainkan juga dapat dengan menggunakan device atau alat lain, seperti halnya telepon seluler, PDA (Personal Digital Assistance), smartphone, dan sebagainya. Hal ini dapat dilakukan dengan adanya wireless internet access yang memungkinkan pengaksesan internet dengan menggunakan alat-alat tersebut.
Perkembangan teknologi ini didukung penuh oleh para produsen telepon seluler melalui suatu standar Wireless Application Protocol (WAP), sehingga telepon seluler yang dilengkapi dengan fasilitas WAP dapat melakukan akses ke dalam internet.
Singkatnya, teknologi WAP memungkinkan para pengguna telepon seluler melalukan akses intenet dan menggunakan berbagai macam fasilitas yang ada di internet maupun aplikasi-aplikasi lainnya dalam berbagai bidang antara lain dalam dunia pendidikan, khususnya Perguruan Tinggi.
Sejalan dengan perkembangan webserver dan pendukung-pendukungnya, kini semakin banyak universitas di Indonesia yang mulai mengupayakan untuk menyediakan server web untuk keperluan penyajian informasi dan sekaligus menjadi media promosi bagi universitas tersebut. Salah satu penerapan yang dapat memberikan nilai tambah bagi pemanfaatan server web adalah ketersediaan fasilitas bagi mahasiswa untuk mendapatkan informasi akademis melalui halaman web yang dapat juga diakses melalui telepon seluler.
STT POMOSDA merupakan salah satu Perguruan Tinggi Teknik di wilayah Nganjuk memerlukan suatu aplikasi akademik yang dapat menampilkan nilai Kartu Hasil Studi secara real time dan akurat yang dapat diakses oleh mahasiswa tanpa dibatasi oleh ruang dan waktu. Untuk itu diperlukan suatu mekanisme penyajian data yang sederhana yang memudahkan mahasiswa untuk melihat Kartu Hasil Studinya tanpa harus ke bagian pelayanan administrasi akademik sehingga prinsip paperless dapat dioptimalkan.
Mekanisme tersebut adalah sebuah aplikasi yang mampu menyajikan data dengan memanfaatkan protokol WAP, sehingga aplikasi tersebut bisa diakses tanpa dibatasi oleh ruang dan waktu melalui telepon seluler yang mempunyai fasilitas WAP browser dan GPRS (General Packet Radio Service, pada teknologi CDMA dikenal dengan istilah PDSN (Packet Data Serving Node)).
1.2. Maksud dan Tujuan
Maksud dari penulisan skripsi ini adalah agar dapat memperoleh informasi akademis dimanapun pengaksesnya tanpa harus berada di depan komputer yang terhubung internet atau dating langsung ke bagian pelayanan administrasi akademik STT POMOSDA.
Adapun tujuan yang ingin dicapai dari penyusunan skripsi ini adalah :
a. Bagi Penulis
- Untuk memenuhi salah satu syarat yang harus ditempuh dan dilaksanakan oleh calon sarjana Strata Satu (S-1) dalam menyelesaikan masa pendidikan pada Sekolah Tinggi Teknologi Pondok Moden Sumber Daya At-Taqwa.
- Dapat menerapkan teori dan praktek yang didapat selama masa perkuliahan di STT POMOSDA dengan pendekatan problem-solving.
b. Bagi Pengguna
Dapat memperoleh informasi mengenai Kartu Hasil Studi (KHS) di STT POMOSDA tanpa harus datang ke bagian pelayan administrasi akademik atau di depan komputer yang terhubung internet. Pengguna bisa mengakses nilai KHS hanya dengan ponsel yang memiliki fasilitas GPRS.
1.3. Batasan Masalah
Skripsi ini membatasi permasalahan pada aplikasi WAP yang dibuat yaitu:
- Sistem informasi akademik yang akan ditampilkan berupa report kemajuan KHS mahasiswa STT POMOSDA
1.4. Metode Penulisan
Dalam penulisan skripsi ini digunakan beberapa cara dalam melakukan pengumpulan data, yaitu:
1. Kepustakaan
Dalam metode ini digunakan landasan teori dari beberapa buku dan referensi yang berhubungan dengan topik yang akan dibahas. Selain beberapa buku sebagai sumber pustaka didapatkan juga dari situs-situs internet (open source).
2. Observasi/ Pengamatan
Melakukan pengamatan langsung di lapangan, yaitu di Bagian Pelyanan Adminitrasi dan Akademik Kemahasiswaan (BAAK) STT POMOSDA, Jl KH. Wachid Hasyim No. 375 Tanjunganom, Nganjuk, Jawa Timur.
3. Wawancara Langsung
Melakukan wawancara langsung dengan narasumber staf adminitrasi akademik STT POMOSDA.
1.5. Sistimatika Penulisan
Sistematika penulisan skripsi ini terbagi menjadi 5 (lima) bab, yaitu:
BAB I PENDAHULUAN
Berisi latar belakang, masalah, tujuan penulisan, pembatasan masalah, waktu dan tempat serta metode dan sistematika penulisan.
BAB II LANDASAN TEORI
Teori mengenai TCP/IP sebagai bahasa/protokol standar komunikasi antar komputer, WAP sebagai standar protokol teknologi nirkabel, WML sebagai bahasa script yang mendukung aplikasi WAP, MySQL server sebagai database, Apache sebagai web server dan PHP sebagai bahasa pemograman internet
BAB III ANALISIS DAN PERANCANGAN PROGRAM APLIKASI
Pada bab ini memuat uraian dari hasil analisis terhadap sistem yang berjalan beserta kekurangan dan kelebihannya, kemudian diikuti dengan analisis aplikasi yang dirancang beserta cara kerja dan fitur yang ada, algoritma dari program, perangkat yang digunakan dalam pembuatan aplikasi serta perancangan tampilan aplikasi dalam bentuk WAP site
BAB IV IMPLEMENTASI DAN EVALUASI APLIKASI AKADEMIK KARTU HASIL STUDI DI STT POMOSDA DENGAN MENGGUNAKAN WAP
Bab ini akan memuat implementasi Wireless Application Protocol (WAP) pada Program Aplikasi Akademik Kartu Hasil Studi STT POMOSDA serta konfigurasi yang digunakan.
BAB V PENUTUP
Bab ini berisikan kesimpulan yang memuat gambaran umum tentang pengembangan Aplikasi Akademik Kartu Hasil Studi STT POMOSDA serta saran untuk pengembangan selanjutnya.
KARTU HASIL STUDI DI STT POMOSDA DENGAN MENGGUNAKAN WAP
1.1. Latar Belakang
Berkembangnya teknologi internet saat ini memungkinkan pengaksesan internet tidak hanya melalui sebuah komputer, melainkan juga dapat dengan menggunakan device atau alat lain, seperti halnya telepon seluler, PDA (Personal Digital Assistance), smartphone, dan sebagainya. Hal ini dapat dilakukan dengan adanya wireless internet access yang memungkinkan pengaksesan internet dengan menggunakan alat-alat tersebut.
Perkembangan teknologi ini didukung penuh oleh para produsen telepon seluler melalui suatu standar Wireless Application Protocol (WAP), sehingga telepon seluler yang dilengkapi dengan fasilitas WAP dapat melakukan akses ke dalam internet.
Singkatnya, teknologi WAP memungkinkan para pengguna telepon seluler melalukan akses intenet dan menggunakan berbagai macam fasilitas yang ada di internet maupun aplikasi-aplikasi lainnya dalam berbagai bidang antara lain dalam dunia pendidikan, khususnya Perguruan Tinggi.
Sejalan dengan perkembangan webserver dan pendukung-pendukungnya, kini semakin banyak universitas di Indonesia yang mulai mengupayakan untuk menyediakan server web untuk keperluan penyajian informasi dan sekaligus menjadi media promosi bagi universitas tersebut. Salah satu penerapan yang dapat memberikan nilai tambah bagi pemanfaatan server web adalah ketersediaan fasilitas bagi mahasiswa untuk mendapatkan informasi akademis melalui halaman web yang dapat juga diakses melalui telepon seluler.
STT POMOSDA merupakan salah satu Perguruan Tinggi Teknik di wilayah Nganjuk memerlukan suatu aplikasi akademik yang dapat menampilkan nilai Kartu Hasil Studi secara real time dan akurat yang dapat diakses oleh mahasiswa tanpa dibatasi oleh ruang dan waktu. Untuk itu diperlukan suatu mekanisme penyajian data yang sederhana yang memudahkan mahasiswa untuk melihat Kartu Hasil Studinya tanpa harus ke bagian pelayanan administrasi akademik sehingga prinsip paperless dapat dioptimalkan.
Mekanisme tersebut adalah sebuah aplikasi yang mampu menyajikan data dengan memanfaatkan protokol WAP, sehingga aplikasi tersebut bisa diakses tanpa dibatasi oleh ruang dan waktu melalui telepon seluler yang mempunyai fasilitas WAP browser dan GPRS (General Packet Radio Service, pada teknologi CDMA dikenal dengan istilah PDSN (Packet Data Serving Node)).
1.2. Maksud dan Tujuan
Maksud dari penulisan skripsi ini adalah agar dapat memperoleh informasi akademis dimanapun pengaksesnya tanpa harus berada di depan komputer yang terhubung internet atau dating langsung ke bagian pelayanan administrasi akademik STT POMOSDA.
Adapun tujuan yang ingin dicapai dari penyusunan skripsi ini adalah :
a. Bagi Penulis
- Untuk memenuhi salah satu syarat yang harus ditempuh dan dilaksanakan oleh calon sarjana Strata Satu (S-1) dalam menyelesaikan masa pendidikan pada Sekolah Tinggi Teknologi Pondok Moden Sumber Daya At-Taqwa.
- Dapat menerapkan teori dan praktek yang didapat selama masa perkuliahan di STT POMOSDA dengan pendekatan problem-solving.
b. Bagi Pengguna
Dapat memperoleh informasi mengenai Kartu Hasil Studi (KHS) di STT POMOSDA tanpa harus datang ke bagian pelayan administrasi akademik atau di depan komputer yang terhubung internet. Pengguna bisa mengakses nilai KHS hanya dengan ponsel yang memiliki fasilitas GPRS.
1.3. Batasan Masalah
Skripsi ini membatasi permasalahan pada aplikasi WAP yang dibuat yaitu:
- Sistem informasi akademik yang akan ditampilkan berupa report kemajuan KHS mahasiswa STT POMOSDA
1.4. Metode Penulisan
Dalam penulisan skripsi ini digunakan beberapa cara dalam melakukan pengumpulan data, yaitu:
1. Kepustakaan
Dalam metode ini digunakan landasan teori dari beberapa buku dan referensi yang berhubungan dengan topik yang akan dibahas. Selain beberapa buku sebagai sumber pustaka didapatkan juga dari situs-situs internet (open source).
2. Observasi/ Pengamatan
Melakukan pengamatan langsung di lapangan, yaitu di Bagian Pelyanan Adminitrasi dan Akademik Kemahasiswaan (BAAK) STT POMOSDA, Jl KH. Wachid Hasyim No. 375 Tanjunganom, Nganjuk, Jawa Timur.
3. Wawancara Langsung
Melakukan wawancara langsung dengan narasumber staf adminitrasi akademik STT POMOSDA.
1.5. Sistimatika Penulisan
Sistematika penulisan skripsi ini terbagi menjadi 5 (lima) bab, yaitu:
BAB I PENDAHULUAN
Berisi latar belakang, masalah, tujuan penulisan, pembatasan masalah, waktu dan tempat serta metode dan sistematika penulisan.
BAB II LANDASAN TEORI
Teori mengenai TCP/IP sebagai bahasa/protokol standar komunikasi antar komputer, WAP sebagai standar protokol teknologi nirkabel, WML sebagai bahasa script yang mendukung aplikasi WAP, MySQL server sebagai database, Apache sebagai web server dan PHP sebagai bahasa pemograman internet
BAB III ANALISIS DAN PERANCANGAN PROGRAM APLIKASI
Pada bab ini memuat uraian dari hasil analisis terhadap sistem yang berjalan beserta kekurangan dan kelebihannya, kemudian diikuti dengan analisis aplikasi yang dirancang beserta cara kerja dan fitur yang ada, algoritma dari program, perangkat yang digunakan dalam pembuatan aplikasi serta perancangan tampilan aplikasi dalam bentuk WAP site
BAB IV IMPLEMENTASI DAN EVALUASI APLIKASI AKADEMIK KARTU HASIL STUDI DI STT POMOSDA DENGAN MENGGUNAKAN WAP
Bab ini akan memuat implementasi Wireless Application Protocol (WAP) pada Program Aplikasi Akademik Kartu Hasil Studi STT POMOSDA serta konfigurasi yang digunakan.
BAB V PENUTUP
Bab ini berisikan kesimpulan yang memuat gambaran umum tentang pengembangan Aplikasi Akademik Kartu Hasil Studi STT POMOSDA serta saran untuk pengembangan selanjutnya.
Label:
teknologi informasi,
wap
Langganan:
Postingan (Atom)